PIALA KASAD LIGA SANTRI PSSI 2022: Kalah 2-0 atas Jateng II, Perjuangan NTT Terhenti di 16 Besar!

- Senin, 17 Oktober 2022 | 23:59 WIB
(searah Jarum Jam) Detik-detik pelanggaran keras bek Jateng II terhadap Striker NTT di dalam kotak Penalti namun wasit menyatakan bukan pelanggaran. (Tangkapan layar@Youtube  Pen Secapa)
(searah Jarum Jam) Detik-detik pelanggaran keras bek Jateng II terhadap Striker NTT di dalam kotak Penalti namun wasit menyatakan bukan pelanggaran. (Tangkapan layar@Youtube Pen Secapa)

"Anak-anak sudah berjuang maksimal dan pencapaian 16 Besar adalah prestasi bagus ya. Dan ini menjadi pengalaman serta pelajaran berharga untuk santri-santri di NTT di masa depan. Artinya, kita, anak-anak NTT punya potensi yang luar biasa dan tidak kalah dengan anak-anak muda lain di Indonesia. Tinggal dibina secara teratur dan berkesinambungan saja," ungkap Coach Thias.

(Youtube Hidayatullah PB)

Menjawab VNMN terkait insiden wasit tidak memberikan penalti kepada NTT, coach Thias mengaku cukup kecewa saat itu. Seandainya NTT diberikan penalti, kemungkinan pertandingan bakal berjalan lebih seru dan bukan tidak mungkin NTT akan memenangkan pertandingan.

Baca Juga: FANTASTIS! Pendapatan Mbappe Setara 125.141 Unit Motor Revo dan 3.695 Unit Mobil New Pajero Sport

Namun demikian, coach Thias memuji fisik anak-anak Jateng yang berportur tinggi, kekar, serta memiliki skill yang baik pula. "Jateng punya fisik yang baik. Skill juga baik namun skill anak-anak NTT juga bagus. Bahkan tidak kalah dengan Jateng II. Kita hanya kurang fokus," tambah coach yang sukses membawa Tim Sabu Raijua menembus perempatfinal ETMC Lembata 2022 ini.

Baca Juga: Ini Aturan AFC Penyebab Timnas U-17 Indonesia Gagal Lolos Putaran Final Piala Asia 2023

Baginya, menembus babak 16 besar dengan persiapan Tim yang hanya 2 hari di Kupang, adalah berkah bagi NTT. "Praktis kami beberapa hari di Bandung hanya untuk memadukan para pemain untuk memahani pola 4-4-2 yang akan digunakan dalam pertandingan. Intinya, anak-anak sudah berusaha keras semampunya. Mohon maaf kalau belum bisa melangkah lebih jauh," pungkas Coach Thias.

Cetak Tiga Kemenangan

Untuk diketahui, Tim Santri NTT diwakili 11 pemain dari Ponpes Cijantung 7 Alor dan 7 pemain dari Ponpes-ponpes di Flores Timur. Mereka ditangani pelatih kepala Coach Mathias Bisinglasi dan dibantu asisten Absar Likur serta Pendamping dari Korem 161/Wira Sakti Kupang Kapten Nyoman Budiarsa.

Baca Juga: Dibantai Malaysi 5-1, Indonesia Gagal ke Putaran Final Piala Asia U-17 Tahun Depan

Halaman:

Editor: Stevie Johannis

Sumber: Youtube Hidayatullah PB, Youtube Pen Secapa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X