Menanti Langkah Inovatif Asprov PSSI NTT Pasca ETMC Lembata 2022! 

- Sabtu, 10 September 2022 | 10:54 WIB
Penjabat Bupati Lembata Marianus Djawa didampingi Ketua Asprov PSSI NTT Chris Mboeik (kiri),  mengangkat Piala ETMC yang akan diperebutkan 24 Tim dalam kompetisi Liga 3 ETMC XXXI Porprov NTT 2022 di Lembata 9-28 September mendatang. (Dok Asprov PSSI NTT)
Penjabat Bupati Lembata Marianus Djawa didampingi Ketua Asprov PSSI NTT Chris Mboeik (kiri), mengangkat Piala ETMC yang akan diperebutkan 24 Tim dalam kompetisi Liga 3 ETMC XXXI Porprov NTT 2022 di Lembata 9-28 September mendatang. (Dok Asprov PSSI NTT)

Pertama; dengan keterlibatan 24 tim, Asprov PSSI NTT punya peluru untuk mengusulkan dan memperjuangkan penambahan satu tim lagi yang akan berlaga di kompetisi Liga 3 musim 2022, mendapingi sang juara ETMC Lembata 2022.

Hal ini sudah disampaikan Ketua Asprov PSSI NTT Chris Mboeik dalam sambutan sewaktu launching ETMC XXXI 2022 di Stadion Gelora 99 Lembata, Senin (8/8/2022) lalu.

Baca Juga: Putri NTT Peringkat IV, Papua Juara Piala Pertiwi 2022

"Jika keterlibatan tim ETMC Lembata minimal 20 tim, maka kami akan berkomunikasi dengan PSSI Pusat supaya dua finalis bisa lolos Liga 3. Kita akan lobi supaya diakomodir," katanya saat itu.

Usulan ini tentu bukan isapan jempol. Karena di Liga 3 2021 lalu, Bali dan NTB meloloskan masing-masing dua tim di liga 3. Bali menyertakan dua tim finalis yaitu Perseden dan PS Jembrana. NTB pun demikian, meyertakan Perselobar dan PS Bima Sakti.

Baca Juga: NTT Runner Up Turnamen Piala Bola Pantai 2022 di Bali

Apalagi dalam regulasi yang diterbitkan PSSI Nomor 2310/PGD/221/VI-2022 perihal kompetisi amatir dan usia muda PSSI tahun 2022 tertanggal 27 Juni 2022, disebutkan bahwa jumlah slot tiap provinsi akan ditentukan oleh Asosiasi Provinsi masing-masing dan atas persetujuan PSSI Pusat.

Ketua Asprov PSSI NTT Chris Mboeik saat memberikan motivasi kepada para pemain sepak bola Pra Popnas 2022 di Stadion Merdeka, Sabtu (27/8/2022) sore. (Dok. Asprov PSSI NTT)

Kedua; langkah menyatukan ETMC dan Porprov NTT dengan sponsor utama Bank NTT, bakal menjadi era baru dukungan pemerintah daerah dengan askab/askot menuju perhelatan Liga 3. Artinya, pemerintah daerah, Pemerintah provinsi, dan pihak swasta (Bank NTT), diyakini bakal menjadi "Bapak Asuh" bagi tim yang berlaga di Liga 3.

Ketiga; rencana NTT menjadi tuan rumah PON 2028, adalah berkah tersendiri bagi sepak bola NTT. Rencana pembangunan 3 stadion baru yang berstandar internasional (di Kota Kupang, Flores, dan Sumba), akan sangat berguna di kemudian hari. Minimal bisa dijadikan home base bagi tim-tim NTT di kompetisi Liga 3 bahkan Liga 2!

Halaman:

Editor: Stevie Johannis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

INI LINK NONTON TIM PELAJAR NTT LAWAN JATIM

Kamis, 15 September 2022 | 07:42 WIB

Terpopuler

X