Pukul Raket ke Kursi Wasit, Alexander Zverev Didiskualifikasi

- Kamis, 24 Februari 2022 | 01:44 WIB
Alexander Zverev  didiskualifikasi dari Turnamen Mexico Open 2022 sehingga tidak akan melanjutkan kiprahnya di nomor tunggal. Ia berstatus sebagai juara bertahan dan sudah masuk ke babak kedua.  (Eurosport)
Alexander Zverev didiskualifikasi dari Turnamen Mexico Open 2022 sehingga tidak akan melanjutkan kiprahnya di nomor tunggal. Ia berstatus sebagai juara bertahan dan sudah masuk ke babak kedua. (Eurosport)

VICTORYNEWS SPORT - Asosiasi Petenis Profesional (ATP) akhirnya mendiskualisfikasi petenis nomor tiga dunia Alexander Zverev dari Mexico Open 2022 setelah ia memukulkan raketnya ke kursi wasit usai pertandingan ganda putra Rabu (23/2/2022).

Insiden tersebut terjadi setelah Zverev yang berpasangan dengan petenis Brasil Marcelo Melo dibekap ganda lucky loser Lloyd Glasspool/Harri Heliovaara dengan skor 2-6, 6-6, 10-6 di babak pertama nomor ganda putra Selasa (22/2/2022) waktu setempat.

Baca Juga: Drawing All England 2022; Ada Peluang All Indonesia Final di Ganda Putra

Dilansir Fox Sports dan dikutip Eurosport, sesaat setelah kedua pasangan berjabat tangan, Zverev yang tampak lepas kendali, berjalan menuju chair umpire lalu memukulkan raketnya beberapa kali. Pukulan Zverev bisa saja mengenai kaki wasit jika saja dia tidak sigap menghindar.

"Anda menghancurkan seluruh pertandingan ini. Seluruh pertandingan sialan ini," seru Zverev kepada si wasit sambil memukulkan raketnya sekali lagi ketika si wasit sedang menuruni tangga di kursi.

Baca Juga: Drawing All England 2022; Tertutup Peluang All Indonesia Final di Tunggal Putra!

Kekesalan Zverev dipicu oleh keputusan wasit saat tie-break. Zverev percaya wasit salah menganggap bola pukulan mereka keluar dalam kedudukan 6-8. "Lihatlah ke mana bolanya memantul... 8-6 di tie-break.. ini kan keputusan sialan Anda... dasar bodoh sialan," sembur Zverev di tengah pertandingan.

Pada prosesnya, Zverev mesti membayar mahal karena perilaku buruknya tersebut. Finalis AS Terbuka 2020 itu didiskualifikasi sehingga tidak akan melanjutkan kiprahnya di nomor tunggal di mana dia berstatus sebagai juara bertahan dan sudah masuk ke babak kedua.

Baca Juga: Dominasi Indonesia di Bulutangkis Beregu Putra Asia Terhenti

Setelah didiskualifikasi, petenis berusia 24 tahun itu masih berpotensi dijatuhi hukuman tambahan. Berdasarkan pedoman aturan ATP, Zverev menghadapi ancaman denda hingga USD 25 ribu (sekitar Rp358 juta), atau denda sebesar uang yang dimenangi di turnamen itu, dan atau skorsing dari turnamen-turnamen ATP paling lama setahun. ***

Halaman:

Editor: Stevie Johannis

Sumber: Eurosport.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Juara, Fajar/Rian Ulangi Prestasi Swiss Open 2019

Minggu, 27 Maret 2022 | 21:33 WIB
X