Dicopot sebagai Direktur Balapan F1, Bos Red Bull Bersimpati pada Michael Masi

- Kamis, 24 Februari 2022 | 02:26 WIB
Pada akhir Lap 53, Safet Car masuk dan posisi Lewis Hamilton berada di depan Jos Verstappen. Saat safet Car keluar di Lap 57,  Kedua pembalap berada pada posisi side by side. (Twitter Abu Dhabi GP)
Pada akhir Lap 53, Safet Car masuk dan posisi Lewis Hamilton berada di depan Jos Verstappen. Saat safet Car keluar di Lap 57, Kedua pembalap berada pada posisi side by side. (Twitter Abu Dhabi GP)

VICTORYNEWS SPORT - Bos Tim F1 Red Bull Christian Horner mengatakan, keputusan mencopot Michael Masi sebagai Direktur balapan F1 pekan lalu adalah sebuah tindakan 'keras'.

Masi mendapat kecaman menyusul insiden dramatis di GP Abu Dhabi musim lalu di mana ia gagal menerapkan aturan dengan benar soal safety car akhir, yang menyebabkan pembalap Red Bull Max Verstappen menyalip Lewis Hamilton dan menjadi juara dunia F1 musim 2021.

Kontroversi Masi akhirnya berbuntut ia kehilangan pekerjaannya sebagai direktur balapan F1. Hal ini akibat perombakan menyusul kontroversi GP Abu Dhabi, Minggu (12/12/2021) lalu.

Masi akan digantikan oleh direktur balap WEC, Eduardo Freitas dan mantan pembalap DTM, Niels Wittich. Mereka akan bergantian sebagai direktur balapan, didukung oleh mantan wakil Charlie Whiting dan Herbie Blash.

Pada awal Lap 58, Jos Verstappen menyalip Lewis Hamilton dan mengambil alih pimpinan balap di Tikungan 5.. (Twitter Abu Dhabi GP)

“Ini yang sulit. Ini urusan FIA. Saya pikir itu terlalu keras, saya pikir dia berada di posisi yang sangat sulit tahun lalu. Kami merasa banyak keputusan yang bertentangan dengan kami tahun lalu," ungkapnya.

Horner juga mengatakan bahwa dia meyakini bahwa Verstappen pantas memenangkan kejuaraan dunia pertamanya di depan Hamilton.“Saya hanya berpikir ada begitu banyak tekanan untuk mengeluarkan Michael dan itu tidak benar. Itu perasaan pribadi saya,” tambahnya.


Kronologis Insiden
Dalam balapan F1 GP Abu Dhabi, Max Verstappen yang start dari pole, tersalip Lewis Hamilton di trek lurus selepas start. Keduanya sempat bersenggolan di tikungan ke-7, namun pemimpin balapan memutuskan tidak melakukan investigasi dan Lewis Hamilton memimpin balapan sangat dominan.

Pada Lap 53, Hamilton masih unggul 11,5 detik. Namun, Nicholas Latifi menghantam dinding pembatas dan mengundang Safety Car. Red Bull pun meminta Verstappen melakukan pit stop pada Lap 54 untuk mengganti ban keras ke lunak.

Jos Verstappen dan Lewis Hamilton berpelukan setelah balapan selesai. (Twitter Abu Dhabi GP)

Halaman:

Editor: Stevie Johannis

Sumber: F1.COM, Eurosport.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Juara, Fajar/Rian Ulangi Prestasi Swiss Open 2019

Minggu, 27 Maret 2022 | 21:33 WIB
X